batampos.co.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam bertemu perwakilan sekolah swasta membahas penurunan tarif, hingga kini belum terealisasi.

Terakhir Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam rapat ini digelar Selasa (15/5), namun gagal dilakukan.

“Kami akan panggil nanti ya. Enaknya pada bulan puasa (Ramadan) nanti,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Sebelumnya, Rudi menyampaikan harapannya agar sekolah swasta dapat menurunkan iuran. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta. Dengan demikian sekolah swasta mendapat siswa.

Sontak saja, harapan Rudi memberikan harapan ke masyarakat bahwa iuran di sekolah swasta dapat turun. Untuk diketahui, alasan menurunkan iuran karena Pemko juga telah membantu guru di sekolah swasta telah diberi insentif.

“Masyarakat berharap demikian (iuran turun), kami juga punya harapan besar,” imbuhnya.

Ditanya soal, berapa kemungkinan iuranb tersebut akan turun, Rudi mengatakan apapun hasilnya kelak tergantung keputusan rapat.

“Rapatnya ini belum, kan belum dilaksanakan,” kata dia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan mengatakan, pihaknya tak ingin berkomentar banyak terkait ini. Disdik Batam menunggu arahan Wali Kota. Namun demikian, Hendri mengaku tengah mencari bahan atau dasar hukum penurunan iuran di sekolah swasta.

“Belum lagi, kami persiapkan draftnya dulu. Nanti tergantung arahan Wali Kota,” ucap Hendri.

Soal mencari dasar hukum ini, sebelumnya Rudi menegaskan pemerintah harus dalam posisi kuat mengatur iuran di sekolah swasta.

“Izinnya kan di Pemerintah, bisa kan kami atur,” kata Rudi, belum lama ini.(iza)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here