Warga Berharap Pemotongan Bukit Tidak Menimbulkan Dampak Negatif Kedepannya

0
305

DEMIMASA.CO.ID

Batam.
Bisnis property menjadi idola dikota  batam,hal ini dikarenakan untung yang sangat fantastis.harga rumah dikota batam saat ini mencapai  dua ratusan juta rupiah  per unitnya,itu masih tergolong rumah kecil  tipe 30/66 kalau ditipe besar sudah  diatas dua ratusan juta rupiah.
pemerintah kota Batam diminta tinjau kembali ijin yang telah dimiliki pengembang perumahan dalam hal  pemotongan bukit dibeberapa lokasi yang ada Tanjung piayu.

Terlihat Saat ini adanya beberapa aktivitas pemotongan bukit yang dilakukan oleh pengembang perumahan.para pengembang tersebut apakah sudah mengantongi ijin?Atas pemotongan bukit yang sedang  berjalan,(As)warga setempat Meminta para pengembang atau developer bisa memperhatikan dampak lingkungan kedepan,oleh karena itu jangan sampai lalai dalam hal pengurusan perijinannya.

“Saya hanya berharap pengembang sudah memiliki perijinan dan segala sesuatunya,sebab atas pemotongan bukit ini kita tidak tahu apa dampak negatipnya kedepan,katanya ke media demimasa.co.id.hari sabtu,16/06.ia (As)menyampaikan kekuatirannya atas pemotongan lahan bukit kedepan akan berdampak negatif kelingkungan sekitar.”saya hanya kuatir pak,disekitar bukit ini adalah pemukiman padat  penduduk,As juga  menambahkan Bp batam juga harus mempertimbangkan atas pengalokasian lahan.’baiknya Bp batam mempertimbangkan atas pengalokasian lahan kepada pengembang.adapun maksud As yaitu ia sangat menyayangkan atas pengalokasian lahan bukit kemuning.
(Saat ini sedang ada aktivitas  pemotongan lahan)

Pada tahun lalu diketahui
dinas lingkungan hidup (DLH) kota batam menyampaikan pada media sudah memberhentikan15 perusahaan yang melakukan aktivitas cut and fill karena tidak memiliki izin dan sudah menyalahi aturan,hanya saja pemberhentian aktivitas berlaku hanya untuk periode sampai agustus 2017.beberapa aktivitas pemotongan lahan yang ada ditanjung piayu saat ini belum dapat di konfirmasi kepada pihak pengembang begitu juga kepada Intansi terkait karena kantor masing masing masih tutup karena masih momen lebaran.Red/ps

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here