Apa Itu S.L.O?Pelanggan Listrik Bright PLN Batam Kebingungan

0
128

DEMIMASA.CO.ID
Batam.sejauh ini sebahagian besar pelanggan listrik Bright PLN Batam hanya mengetahui Gradana(Gratis Naik Daya) dan apabila pelanggan atau konsumen telat dalam hal  pembayaran tagihannya maka aliran listrik Akan diputus (disegel) selanjutnya  membayar tunggakan,
Tetapi bukan Dengan Sertifikat Laik
Operasi (SLO).

Undang-undang No.30 Tahun 2009 Tentang Ketenaga Listrikan
Adapun Pasal 44 ayat (4) UU Ketenagalistrikan menyatakan,
Setiap intalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki sertifikat laik operasi.sangat jelas disebutkan dalam pasal diatas supaya terdahulu pelanggan memiliki Sertifikat tersebut.

Sedangkan Pasal 54 ayat (1) UU Ketenagalistrikan menyatakan,
(1) setiap orang yang mengoperasikan intalasi tenaga listrik tanpa Sertifikat layak Operasi sebagai mana dimaksudkan dalam pasal 44 ayat (4)ada pidana penjara dan denda.sudah seharusnya Bright PLN Batam membenahi dan menjalankan amanat undang undang demi kelayakan dan keamanan kedepannya  atas intalasi listrik keseluruhan pelanggannya.

keharusan adanya SLO dalam pengoperasian intalasi listrik adalah  merupakan persyaratan administrasi, itu seharusnya diketahui oleh calon pelanggan bright PLN Batam, demi keamanan para pelanggan tersebut agar terhindar dari masalah yang tidak di inginkan yakni Kebakaran.

Pelanggan listrik selama ini tidak tahu menahu terkait sertifikat SLO yang diamanatkan undang-undang.
Sebab hal ini tidak menjadi syarat bagi bright  PLN Batam,hanya saja untuk calon pelanggan dalam hal untuk  menyambung/memasukkan listrik kerumahnya membayarkan uang  administrasinya saja.

‘saya tidak tahu pak apa itu sertifikat SLO,saya tahunya sewaktu memasukkan listrik membayar sejumlah uang  administrasi, dan pengetahuan saya untuk membayar meteran listrik saja sebanyak Rp.2.000.000 ucap pak Ben.untuk intalasi lanjutya dia ditawari namun harus bayar upahnya.pak Ben(39)adalah salah satu pelanggan listrik di ruli.

Terkait SLO apakah bright PLN Batam sudahkah menerapkan Undang undang ketenaga listrikan?salah satu pemerhati listrik dibatam SB.Simatupang(54) ia menyampaikan
‘sudah seharusnya Bright PLN Batam memperhatikan keamanan intalasi yang ada sekarang khususnya pelanggan Rumah sangat sederhana,rumah kavling dan Ruli,dan apabila ada aturan apalagi itu amanat undang undang harusnya dipatuhi saja,itu demi kebaikan katanya.

ia menambahkan,
Apabila tetap memberikan aliran listrik terhadap instalasi listrik rumah tangga yang tidak memiliki SLO, hal itu merupakan kesalahan besar ujarnya. karena masyarakat pengguna listrik rumah tangga tidak dapat mengoperasikan instalasi listrik,kalau masih tetap mengalirkan listrik untuk instalasi listrik rumah tangga dan terjadi kebakaran akibat ketiadaan SLO maka Bright PLN Batamlah  yang bertanggung jawab” ucapnya.

Dengan demikian, kewajiban pemilikan sertifikat laik operasi untuk setiap instalasi tenaga listrik sebagai mana dijelaskan di undang undang ketenaga Listrikan bisa di realisasikan”lanjutnya lagi.

Dari penelusuran bersama tim media ini lapangan, bahwa setiap calon pelanggan terlebih dahulu membayar administrasi kepada pihak PT. Bright PLN Batam, setelah itu pihak konsumen di arahkan untuk membayar biaya administrasi Sertifikat Laik Operasi (SLO), lalu apakah seperti itu amanah/prosedur Undang – Undang Nomor 30 Tahun 2009 ?

Salah seorang petugas SLO saat melakukan survei instlasi listrik di salah satu rumah calon pelanggan, (tidak bersedia menyebutkan namanya)mengatakan, harusnya sebelum calon pelanggan melakukan  pembayaran administrasi kepihak Bright PLN Batam, patutnya pihak calon pelanggan harus terlebih dahulu mengurus Sertifikat Laik Operasi, setelah di nyatakan lulus atau sertifikatnya di terbitkan, inilah yang di bawa ke kantor PT. Bright PLN Batam untuk di lakukan pemasangan/penyambungan arus listrik.

” ini malah terbalik, fakta di lapangan bayar pada pihak PT. Bright PLN Batam terlebih dahulu, baru di lakukan pengurusan Sertifikat Laik Operasi, lalu bagaimana jika tidak layak/lulus saat di lakukan servei apakah uangnya di kembalikan kepada calon kosumennya atau di paksa kan di sambung kan ? tanya nya.

Sesuai investigasi bersama oleh tim media ini di beberapa lokasi lokasi Kavling, dan di Rumah Liar (Ruli) di Kota Batam, hasil nya sama juga, mereka kebinggungan ketika di tanyai Sertifikat Laik Operasi (SLO), yang di terbitkan oleh Lembaga Independen.

Sebelumnya Maneger humas PT. Bright PLN Batam kepada Tim media Bukti  Panggabean mengatakan, sampai saat ini jumlah keseluruhan yaitu  360.000 pelanggan, lalu apakah data yang di miliki oleh Lembaga Independen (SLO) berdasarkan Sertifikat Laik Operasi yang di terbitkan selama ini adakah penyesuaian?
Hingga berita ini di tulis dan untuk memperoleh data akurat pihak Lembaga Independen (SLO) selaku yang menerbitkan ” Sertifikat Laik Operasi ” belum dapat dikonfirmasi untuk pencerahan  dan  penjelasan lebih lanjutnya./Ps/Tim

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here