Terkait PT.NSP Teghnologi,UPTD Pengawasan Tenaga Kerja Batam Akan Turun Keperusahaan

0
62

Demimasa.co.id-Batam

Terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan management PT.Nsp Teghnologi Batam yaitu tidak memberikan sepenuhnya hak hak untuk setiap Tenaga kerja diperusahan tersebut,UPTD Pengawasan Tenaga Kerja kota Batam sudah mengagendakan akan mendatangi perusahaan tersebut.”Rencana Senin depan,maklum lagi sibuk Banyak kasus,kata seorang pegawai UPTD Pengawasan tenaga kerja kemedia ini.

Diketahui,belum lama ini salah satu tenaga kerja inisial Tt,(almarhum)tidak memiliki jaminan kesehatan hingga terkendala untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya.bukan hanya itu,Tt juga selama bekerja di perusahaan tersebut tidak
Memiliki kontak kerja yang pasti hanya sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) yang sudah mencapai tahunan lamanya. tidak didaftarkan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan, sehingga jaminan hari tua,jaminan kecelakaan kerja untuk kesejahteraan layaknya seorang tenaga kerja tidak dirasakannya semasa hidupnya.sesuai dengan aturan yang ada Seharusnya itu telah dimilikinya akan tetapi perusahaan tersebut dinilai mengabaikannya.

Untuk mengetahui lebih lanjut atas keseluruhan Tenaga kerja di PT.NSP awak media ini tetap meminta penjelasan dari pihak perusahaan hanya saja tidak berhasil ditemui meski berulang kali diminta untuk itu.”personalia sudah keluar kantor pak,kami sudah sampaikan tadi tetapi katanya ada pekerjaan”ucap seorang penjaga keamanan perusahaan tersebut.diduga pihak perusahaan sengaja menghindari awak media untuk menutupi informasi kewartawan.

UPTD.Pengawasan Tenaga kerja kota Batam sampai saat ini,belum bisa memberikan keterangan terkait jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan,meski diminta sesuai data tenaga kerja dimana sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan untuk melaporkan keintansi pemerintah tersebut.
“kita belum turun kesana jadi belum mengetahui terkait jumlah tenaga kerja.ucap seorang pegawai senior di bidang pengawasan tenaga kerja dikota Batam saat diwawancarai oleh media ini dikantornya disekupang.

menurutnya,terkait data tidak bisa sembarangan mereka berikan,kecuali kepada orang yang jelas diketahui legalitasnya “data perusahaan tidak bisa kami berikan sembarangan,ada undang undangnya yang mengatur,kecuali anda saya ketahui legalitasnya dari media apa, korannya mana,kami akan berikan,katanya.

Lanjutnya,sebelumnya pihak management dikatakannya sudah meminta pihaknya(UPTD pengawasan Tenaga kerja) untuk melakukan pembinaan terhadap perusahaan tersebut, namun dalam hal itu,belum dilakukun sebab masih memprioritaskan masalah tenaga kerja yang meninggal dunia yang ada sebelumnya(alm.Tt)

Terkait Tenaga kerja PT.Nsp sampai saat ini belum diketahui jumlah keseluruhannya,sebagai mana sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk melaporkannya di Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Kepri dan UPTD pengawasan Naker Kota Batam.selain itu,media ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pihak UPTD pengawas tenaga kerja yang ada dikota Batam terkait sistim kerja yang diterapkan perusahaan tersebut kepada karyawannya serta pengupahannya.Red.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here