Jalan Berlubang Dan Bergelombang,Pemko Batam dan Pemprov Diminta Benahi Jalan keTj.Piayu

0
138

Demimasa.co.id – Batam
Jalan Lintas Menuju Tanjung Piayu kecamatan sei Beduk akhir-akhir ini dikeluhkan warga masyarakat setempat,pasalnya disejumlah titik jalan bergelombang dan berlubang dikawatirkan akan memicu kecelakaan lalulintas.pemerintah kota Batam dan pemerintah propinsi diminta tanggap dan segerah memperbaiki sejumlah titik jalan demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Adapun jalan yang perlu ditinjau pemerintah saat ini adalah salah satunya jalan lajur kiri seputaran Kawasan industri Batamindo(arah ke tanjung Piayu) dimana jalan ini belum lama dibangun oleh Pemprov Kepri.
“Saat melewati jalan tersebut,saya kadang terkejut pak sebab ada beberapa titik jalan disana bergelombang,ungkap Salim(35th) salah satu warga yang bermukim di perumahan Rhabayu Asri.

Selain jalan bergelombang ia katakan,dilokasi tersebut tidak ada lampu penerangan jalan umum.
“Kita harus lebih hati-hati disana apalagi saat malam hari sebab belum ada lampu jalan disana”
Katanya keawak media demimasa.co.id 11/11/18 di Tanjung Piayu.

Sejumlah kerusakan jalan yang banyak dikeluhkan warga ditanjung Piayu terlihat juga dipintu satu,dan pintu dua kelurahan Mangsang
Dimana terlihat jalan yang sering diakses warga masyarakat disana terlihat sudah hancur dan berlubang dikarenakan tidak ada perawatan atau perbaikan akhir akhir ini.

“jalan ini sudah lama pak tidak diperbaiki.kata warga setempat.bukan hanya itu saja seperti jalan Simpang sekolah swasta holy vision dan SMP N40 dan SD Negeri 008 juga terlihat ada sejumlah jalan berlubang.pengamatan awak media ini disepanjang jalan tersebut drainase tidak berfungsi,meski hujan sudah reda air masih bertahan dan mengalir ke badan jalan.

Harapan warga masyarakat disana pemerintah kota Batam dan pemprov.kepri dapat meninjau kelapangan atas sejumlah jalan rusak disana.
“Harapan kita pemerintah kota dan Pemprov dapat membenahi jalan ditanjung Piayu ini,apalagi jalan menuju Sekolah Holyvision, SMPN 40 dan SDN.008 ungkapnya ibu Ewina.
Katanya,jalan tersebut banyak dilalui warga dan anak anak sekolah katanya mengakhiri./(Ks

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here