Terkait Limbah B3,Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Akan Cek Sejumlah Perizinan Perusahaan

0
55

Demimasa.co.id |Batam
Aksi kejahatan lingkungan yang terjadi diareal perusahaan PT.BMS dan PT.KSD baru ini yaitu ditemukannya Limbah B3 jenis oil sludge diareal perusahaan tersebut.

adapun sumber limbah B3 yang sudah terkontaminasi dengan tanah dan air laut dilokasi tersebut, berasal dari kegiatan perusahaan atas pemotongan kapal diatas permukaan laut.

Sejauh ini pihak perusahaan belum terlihat menanggapi serius terkait pencemaran lingkungan yang terjadi dilokasi perusahaan disana.
Walaupun awak media ini telah mencoba meminta pimpinan perusahaan untuk menjelaskan secara langsung terkait temuan limbah B3 yang ada.

” Tdk usah yg aneh lah pak..kan, bapak sudah masukkan keberita yg online kan?kata pak ahok melalui pesan WhatsApp.
Diketahui,pak Ahok adalah pimpinan perusahaan,dimana keberadaannya saat ini sedang ada urusan di Jakarta.

” Udah jangan di Besar 2 ri pak,
Iya nanti saya Pulang Batam kita ketemu ya”ungkapnya kembali.walau sebelumnya ia (Ahok)telah mengarahkan awak media ini kepada sala satu pekerja disana supaya menemui karyawannya bernama Selis.

“BPk ketemu Selis Aja pak,pesannya
Untuk mengarahkan awak media ini.
Saat awak media ini mencoba mengkonfirmasi terkait limbah B3 sesuai arahan pimpinan perusahaan tersebut tetapi sayang,Selis selaku yang ditunjuk pimpinannya itu tidak memahami apa tujuan awak media ini menemuinya,sebab menurut selis,bosnya belum menyampaikannya informasi sebelumnya.
“Bos tidak ada bilang saya,Tidak ada apa disini pak,katanya singkat.

terkait adanya pencemaran lingkungan dan proses pembersihan lokasi yang tercemar diareal perusahaan,kata selis
Tidak ada dilakukan kegiatan pembersihan,meski sebelumnya bosnya telah menyampaikan kepada awak media ini.

Terkait Pencemaran lingkungan yang terjadi diareal perusahaan ,Dinas lingkungan Hidup kota Batam (DLH) melalui kepala dinas Herman Rozi, mengatakan akan mengecek kelapangan
Dan memeriksa berbagai Perizinan yang dimiliki perusahaan tersebut.

“Akan kita chek dilapangan,izinnya bagaimana,izin lingkungannya bagaimana,dokumen lingkungannya dipatuhi atau tidak,kita harus lihat dulu” katanya.

Untuk tindakan yang akan dilakukan kedepan terkait tercemarnya lingkungan di
Dilokasi perusahaan,Herman Rozi mengatakan harus menunggu laporan fakta dari dilapangan.

“Nanti sy tunggu laporan dululah seperti apa faktanya baru ambil tindakan,kalau salah ya ditindak termasuk koordinasi dengan pihak terkait lainnya”.ucapnya.
Redaksi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here